Apakah Galaksi Mengorbit Sesuatu yang Lebih Besar?

gugusan galaksi
Kredit: Soul Of Physics

Opolah~ Bulan mengorbit planet kita, Bumi mengorbit Matahari, Matahari mengorbit pusat galaksi. Kenyataannya semua objek tersebut mengorbit pada titik pusat atau mereka saling mengorbit satu sama lain. But, bagaimana dengan galaksi itu sendiri? Apakah galaksi mengorbit sesuatu atau saling mengorbit antar galaksi?

Sekali lagi, apa arti “orbit” itu? Orbit atau garis edar adalah jalur yang dilalui oleh objek, di sekitar objek lainnya, dalam pengaruh gaya gravitasi. Mengapa sesuatu bisa dikatakan mengorbit? Mengorbit adalah pergerakan suatu objek terhadap sebuah titik pusat pada jalur tertentu. Titik pusat ini adalah titik massa di ruang angkasa yang disebut dengan barisenter.

Barisenter terletak di pusat massa suatu sistem. Contoh mudahnya adalah sistem Bumi dan Matahari. Pada sistem ini, titik pusatnya berada di Matahari karena matahari memiliki massa dan gravitasi yang lebih besar daripada Bumi. Tetapi, adakalanya dua bintang saling mengorbit karena massa dan gravitasinya sama, menyebabkan titik barisenternya berada di tengah kedua bintang.

Nah, kembali ke topik. Sampai sekarang, belum diketahui bahwa alam semesta ini memiliki titik pusat dan kalaupun ada tidak diketahui di mana letaknya. Lalu, apakah galaksi mengorbit sesuatu? Jawaban singkatnya iya dan tidak.

Galaksi Kecil Mengorbit pada Galaksi yang Lebih Besar

Dalam kasus ini, galaksi kecil memang mengorbit galaksi lain yang lebih masif. Contohnya adalah galaksi Bima Sakti. Galaksi kita diorbit oleh galaksi-galaksi yang ukurannya lebih kecil dan yang mengorbit galaksi disebut sebagai “galaksi satelit”.

Galaksi-galaksi satelit tersebut di antaranya adalah Awan Magellan dan Awan Magellan Kecil. Galaksi tetangga kita yaitu Andromeda, juga memiliki galaksi satelit yang mengorbit Andromeda. Tetapi, bagaimana dengan Bima Sakti dan Andromeda itu sendiri?

Galaksi Besar Tidak Mengorbit Sesuatu

Now, galaksi yang sedang kita bahas adalah galaksi masif seperti Bima Sakti dan Andromeda. Kedua galaksi ini adalah bagian utama dari Gugus Galaksi Lokal (Local Cluster). Dan memang terdapat pusat massa pada Local Cluster ini.

Walaupun ada pusat massa pada Local Cluster, dua galaksi tersebut tidak mengorbit pada pusat massa Local Cluster, tidak mengorbit pada sesuatu yang lebih besar, dan tidak juga saling mengorbit satu sama lain. Yang sebenarnya terjadi adalah mereka saling mendekat.

Kedua galaksi ini akan bertabrakan dan akhirnya akan bergabung menjadi satu galaksi yang tentunya lebih besar dalam waktu miliaran tahun lagi. Pada skala yang lebih besar, Local cluster adalah bagian dari Supergugus Galaksi Virgo.

Supergugus berisi banyak gugus galaksi yang tentunya memiliki pusat massa. Tetapi, semua gugus galaksi tidak mengorbit pada pusat massa ini. Mereka hanya terikat bersama oleh gravitasi. Gugus galaksi juga tidak saling mengorbit.

Dalam skala yang jauh lebi besar lagi, alam semesta kita ini dianggap homogen, yang berarti jika dilihat dari semua arah. Untuk sekarang, tidak ada satupun titik di alam semesta yang diketahui menjadi pusat. Sehingga dapat disimpulkan, galaksi-galaksi tidak mengorbit sesuatu.

Mereka hanya berinteraksi dari galaksi satu ke galaksi lainnya melalui gaya gravitasi. Hal ini menyebabkan terjadinya tabrakan dan penggabungan galaksi. Dan juga, alam semesta ini sedang mengembang (menjadi lebih luas).

Dalam hal ini, tidak hanya gugus galaksi dan supergugus galaksi yang tidak saling mengorbit satu sama lain, tetapi ruang di antara mereka yang mengembang dan menyebabkan mereka saling berjauhan satu sama lain.

Benda Langit Mengorbit Pusat Galaksi

Kenapa benda-benda langit lain seperti debu, awan, planet, bintang, asteroid, dan lain sebagainya mengoerbit pusat galaksi? Itu dikarenakan pada masa-masa awal pembentukan alam semesta, wan, gas dan debu saling berkumpul membentuk bintang.

Bintang-bintang inni kemudian tertarik secara gravitasi satu sama lain untuk membuat gugusan bintang raksasa. Kemudian, gugus-gugus bintang ini pun saling menyatu satu sama lain melalui gravitasi dan bersama-sama mereka mulai berputar di sekitar pusat masssa. Hingga pada akhirnya, kumpulan gugusan bintang ini menjadi objek bernama galaksi.

Baca artikel di bawah ini untuk melengkapi pemahaman:

Kesimpulan

Dari semua tele-tele di atas, dapat disimpulkan bahwa galaksi yang berada di alam semesta ini ada yang mengorbit galaksi yang lebih besar. Tetapi, galaksi masif tidak mengorbit pada suatu objek. Mereka hanya bergerak saling mendekat karena gaya gravitasi dari masing-masing galaksi.

Tentu saja, semua ini masih sebatas teori. Bisa jadi semua galaksi mengorbit pada suatu “inti” alam semesta ini. Entah itu apa, yang jelas saat ini kita tidak tahu dan apakah itu ada. Menurut pandangan pribadi, pusat alam semesta itu tidak ada tapi mungkin ada.

Karena tidak ada pusat alam semesta secara pasti, kita bisa menyimpulkan bahwa Bumi juga dapat berarti pusat alam semesta. Ye enak aja, nanti kaum Flat Earth senang bukan kepalang. Yang benar, bisa jadi kamulah pusat alam semesta ini!

 

Who’s know?

Kredit: langitselatan.com, infoastronom.org, dan astroquizzical.

0

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *