Lengan Spiral Galaksi Bima Sakti

lengan spiral galaksi bima sakti
Kredit: EarthSky

Opolah~ Jika kita melihat gambar Bima Sakti dari sisi atas, sebenarnya gambar tersebut bukanlah foto galaksi kita yang sebenarnya. Ini dikarenakan karena tidak mungkin untuk saat ini naik ke atas atau ke bawah. Gambar tersebut merupakan hasil dari komputer.

Bima Sakti adalah sebuah pulau bintang yang kita sebut sebagai rumah. Jika kita membayangkannya sebagai piringan dengan lengan spiral yang memancar dari pusat, Matahari kita terletak di sekitar sepertiga dari pusat ke tepi yang terlihat.

Bima Sakti adalah galaksi spiral. Tetapi faktanya, Bima Sakti adalah galaksi spiral berbatang, yang berarti memiliki batang pusat. Hal ini disebabkan oleh rotasinya, atau lebih tepatnya, rotasi materi di dalam piringan galaksi di sekitar pusat.

Spiral sebenarnya adalah gelombang kerapatan. Analogikan spiral itu kemacetan lalu lintas. Mobil melaju di jalan sibuk di kota, mobil-mobil A berdesakan dalam kemacetan sepanjang hari di bagian tertentu. Tetapi, mobil-mobil A itu akhirnya bisa melewati kemacetan dan mobil-mobil B menumpuk di belakan mobil mereka dalam kemacetan.

Gelombang berada di lokasi tertentu, dengan kumpulan materi menumpuk di sana untuk beberapa saat, lalu berpindah untuk digantikan oleh materi lain. Saat debu dan gas dikompresi dalam spiral, ia memanas dan menghasilkan bintang baru.

Pembentukan bintang ini membuat tepi belakang spiral lebih cerah dan menempatkan gelombang kepadatan berada “di depan”, dimana bintang-bintang yang lebih redup dan merah mulai dikompresi. Masih bingung? Tidak apa-apa.

Bima Sakti berukuran sekitar 150.000 hingga 200.000 tahun cahaya, kedalam sekitar 2.000 tahun cahaya, dan memiliki 100 hingga 400 miliar bintang. Diketahui bahwa, ada empat lengan spiral utama yang berasal dari batang tengahnya dengan jumlah lengan cabang yang lebih kecil yang tidak diketahui.

Lengan Spiral Bima Sakti

Para astronom terus mengumpulkan sturktur Bima Sakti dengan susah payah, mengukur posisi dan jarak ke banyak bintang atau awan gas. Jarak ini ditentukan dari pengukuran paralaks dengan teleskop di darat dan di luar angkasa.

Satu teleskop luar angkasa yang saat ini beroperasi adalah Gaia, yang diharapkan dapat memberikan banyak informasi baru untuk lebih mengkarakterisasai struktur dan ukuran Bima Sakti. Juga Gaia diharapkan menyediakan peta tiga dimensi dari Bima Sakti.

Struktur medium antarbintang dan bintang-bintang di piringan Bima Sakti diatur dalam empat lengan spiral utama. Lengan spiral biasanya mengandung kepadatan yang lebih tinggi dari gas dan debu antarbintang daripada rata-rata galaksi serta konsentrasi pembentukan bintang yang lebih besar.

Struktur spiral Bima Sakti itu tidak pasti dan untuk saat ini tidak ada konsesnsus tentang sifat lengan spiral Bima Sakti. Pola spiral logaritmik merupakan deskirpisi benda-benda di sekitar Matahari secara kasar. Ini karena galaksi pada umumnya memiliki lengan yang bercabang, bergabung, berputar secara tidak terduga, dan menampilkan ketidakteraturan.

“Bima Sakti adalah rumah kita dan mempelajari strukturnya memberi kita kesempatan unik untuk memahami bagaimana galaksi spiral yang sangat khas bekerja dalam dalam hal di mana bintang-bintang dilahirkan dan mengapa,” kata rekan penulis Prof Melvin Hoare dari Universitas Leeds.

Galaksi Bima Sakti mempunyai beberapa lengan yang diketahui. Lalu apa saja lengan Bima Sakti tersebut? Simak gambar dan penjelasan berikut ini:

lengan spiral

Struktur lengan spiral Bima Sakti yang diamati (garis normal) dan ekstrapolasi (garis putus-putus), dilihat dari “utara” galaksi – bintang-bintang pada umumnya bergerak searah jarum jam dalam tampilan ini. Kredit: WIkimedia

Lengan 3 kpc Arm

3 kpc Arm ditemukan pada 1950 oleh astronom van Woerden melalui 21 centimeter pengukuran radi dari HI (atom hidgrogen). Lengan ini ditemukan mengambang jauh dari pusat Bima Sakti dengan kecepatan lebih dari 50 km/s.

Lengan spiral ini mengandung sekitar 10 juta massa gas Matahari, sebagian besarnya adalah atom dan molekul hidrogen. Penamaannya berdasarkan jaraknua (3,3 kpc) dari pusat galaksi. Jaraknya sekitar 5,2 kpc dari Matahari, dan terletak di kuadran galaksi keempat.

Upaya terakhir dalam mencari daerah ini pada 1980, dan menunjukkan pembentukan bintang kecil yang terjadi di banyak awan molekul di lengan ini. Seiring berjalanan waktu, Lengan 3 kpc Jauh ditemukan pada tahun 2008.

Lengan Perseus

Lengan Perseus adalah salah satu dari dua lengan spiral utama dari Bima Sakti. Lengan besar kedua disebut Lengan Scutum-Centaurus. Diperkirakan Lengan Perseus membentang 13.000 tahun cahaya dan diperkirakan berjarak 6.400 tahun cahaya dari tata surya kita.

Lengan Perseus diperkirakan memiliki radius 10,7 kilopersec dan terletak di antara Lengan Cygnus dan Lengan Carina-Sagitarius. Lengan Perseus dinamai berdasarkaan konstelasi Perseus ke arah yang terlihat dari Bumi.

Lengan Norma dan Norma-Outer Arm

Lengan Norma adalah lengan spiral kecil dari Bima Sakti yang membentang dari wilayah pusat galaksi dan sekitarnya. Bagian dalam lengan dalam arti sempit disebut sebagai Lengan Norma dan bagian luar lengannya disebut sebagai Lengan Cygnus atau Norma-Outer Arm (ditemukan pada 2004).

Yang terletak di luar Lengan Perseus. Lengan Norma memiliki radius sekitar 15.5 ± 2.8 kpc. Nama lengan ini diambil dari rasi bintang norma. Ini dikarenakan letak lengan tersebut berada di dekat rasi bintang Norma yang terlihat dari Bumi.

Lengan Scutum-Centaurus atau Lengan Crux-Scutum

Lengan Scutum-Centaurus, juga dikenal sebagai Lengan Scutum-Crux, adalah jalur yang melengkung panjang, menyebar dari bintang, gas, dan debu yang spiral luar dari ujung terdekat dari Bima Sakti bagian tengah. Lengan Scutum-Centaurus merupakan salah satu dari dua lengan utama Bima Sakti.

Lengan Scutum-Centaurus terletak di antara Lengan Minor Carina-Sagitarius dan Lengan Mayor Perseus. Lengan Scutum-Centaurus dimulai dari inti sebagai Lengan Scutum, kemudian secara bertahap berubah menjadi Lengan Centaurus.

Wilayah di mana Lengan Scutum-Centaurus terhubung ke batang galaksi kaya akan wilayah pembentuk bintang. Pada 2006, sekelompok besar bintang baru yang mengandung 14 bintang super raksasa merah ditemukan di sana dan diberi nama RSGC1.

Pada 2007 sekitar 50.000 bintang yang baru terbentuk bernama RSGC2 terletak hanya beberapa ratus tahun cahaya dari RSGC1. Diperkirakan berumur kurang dari 20 juta tahun dan mengandung 26 bintang super raksasa merah. Kelompok lain di wilayah ini, yaitu RSGC3 dan Alicante 8.

Lengan Carina-Sagitarius

Lengan Carina-Sagitarius, juga dikenal sebagai Lengan Sagitarius atau Lengan Sagitarius-Carina, umumnya dianggap sebagai sebagai lengan minor/kecil spiral dari Bima Sakti. Lengan spiral ini penjang melengkung dari bintang yang berada di pusat galaksi.

Stuktur ini seringkali terdiri dari miliaran bintang dan ribuan awan gas. Lengan Carina-Sagitarius adalah salah satu lengan yang paling menonjol di galaksi kita karena banyaknya wilayah HII, bintang muda, dan awan molekul raksasa terkonsentrasi di dalamnya.

Lengan ini terletak di antara dua lengan spiral utama, Lengan Scutum-Centaurus, bagian yang dekat terlihat ke dalam, yaitu ke arah pusat galaksi dengan sisanya di luar pusat galaksi. Lengan Scutum Centfaurus dan Lengan Perseis mempunyai kesamaan dalam ukuran dan bentuk.

Lengan Perseus jauh lebih dekat, jauh dari bentangan Bima Sakti yang terang. Lengan Carina-Sagitarius dinamai karena kedekatannnya dengan konstelasi Sagitarius dan Carina, seperti yang terlihat di langit malam dari Bumi, kea rah pusat galaksi.

Lengan ini menghilang di dekat bagian tengahnya, segera setelah mencapai sudut maksimalnya, dilihat dari tata surya kita, dari pusat galaksi sekitar 80 derajat. Batang tengah dari galaksi adalah Lengan Sagitarius (batang sagitarius), sedangkan di luar zona yang hilang itu adalah Lengan Carina.

Lengan Orion

Lengan Orion adalah sebuah lengan spiral minor dari Bima Sakti. Lengan ini memiliki lebar sekitar 3.500 tahun cahaya dan panjang 10.000 tahun cahaya. Lengan ini juga disebut Lengan Lokal, Lengan Orion-Cygnus, Jembatan Orion, Luapan Lokal, dan sebelumnya Spur Lokal dan Spur Carina.

Lengan Orion ini dinamakan atas kedekatnnya terhadap bintang-bintang di rasi bintang Orion. Lengan ini terletak di antara Lengan Sagitarius dan Lengan Perseus, dua dari empat lengan major di Galaksi Bima Sakti.

Lama dianggap sebagai struktur kecil, antara lengan yang disebutkan, bukti telah disajikan pada pertengahan 2013. Bahwa Lengan Orion mungkin merupakan cabang dari Perseus Arm, atau mungkin segmen lengan yang independen.

Tata Surya Terletak di Lengan Apa?

tata surya terletak di lengan orion

Letak Matahari dan bintang lainnya

Jawaban singkatnya adalah di Lengan Orion. Di dalam Lengan Orion, tata surya dan Bumi terletak di dekat ujung di Gelembung Lokal, kira-kira tepat di tengah-tengah Lengan Orion, sekitar 8.000 parsec (26.000 tahun cahaya) dari tengah-tengah galaksi.

Berada di Lengan Orion, Matahari bersama seluruh anggotanya memerlukan waktu sekitar 226 juta tahun untuk sekali mengitari pusat galaksi. Kecepatan Matahari mengelilingi Bima Sakti adlaah 220 kilometer per detik.

Ini juga berarti bahwa anggapan yang menyatakan Matahari dan tata surya ada di pusat Bima Sakti adalah salah besar. Kita hanyalah satu dari sekian debu yang bertebaran di Galaksi Bima Sakti yang sangaaaat luuuaaaaaas ini.

 

Merasa Kecil? Ini Masih Dalam Skala “Puluh Ribuan”

Sumber: Wikipedia, NASA, earthsky.org, space.com

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *