Mengenal Bintang Betelgeuse Sebelum Meledak

Mengenal Bintang Betelgeuse Sebelum Meledak Opolah
Kredit: nightskygaze.com

Opolah~ Salah satu dari 10 bintang paling terang dan paling besar di langit malam, lebih tepatnya pada posisi ke-9 bintang paling terang. Ya, bintang itu adalah Betelgeuse. Bintang ini sangat mudah dikenali, walaupun polusi cahaya parah dan posisi Bulan purnama. Mari mengenal bintang Betelgeuse.

Penamaan Betelgeuse berasal dari bahasa Arab, Bait al-Jauzā yang mempunyai arti “rumah sang raksasa”. Penamaannya sendiri menjadi salah satu peninggalan para ilmuwan Arab, Persia, dan Mongol pada masa kejayaan Islam.

Pada abad pertengahan, karakter pertamanya salah dibaca saat diubah ke latin menjadi Bedalgeuze. Dan di masa renaisanse, nama ini kemudian dikoreksi menjadi Betelgeuse.

Betelgeuse mempunyai sebutan lain, Ibt al-Jauza’ , artinya “Ketiak Orion”, Yad al-Jauza’ artinya “Tangan Orion”, Baţ al-Jauzā’ artinya “Ketiak sang raksasa”, Klaria artinya “Gelang”, Al Yad al Yamma artinya “Tangan kanan”. Lengkapnya.

Usia bintang ini dipastikan tidak akan sampai 10 juta tahun, sangat muda dibandingkan dengan Usia Matahari. Dikarenakan kelasnya, bintang ini sudah termasuk bintang tua yang tengah menjalani masa sekarat.

letak betelgeuse opolah

Letak Betelgeuse Kredit:timeanddate.com

Bintang Betelgeuse merupakan bintang maha raksasa merah yang bersemayam di konstelasi Orion. Lebih tepatnya, berada pada bahu kanan sang pemburu. Sangat mudah untuk diindetifikasi untuk keperluan penelitian astronomis dan navigasi.

Betelgeuse menjadi bintang paling terang ke-2 di rasi bintang Orion, oleh karenanya Betelgeuse sering disebut Alpha Orionis. Dengan magnitudo mutlak 0.58 bintang ini sangat mencolok di konstelasi Orion, namun lebih mencolok lagi saudaranya, Rigel.

Usianya memang hanya beberapa tahun, namun bintang ini sangatlah terang. Luminositas Betelgeuse bisa mencapai 105.000 kali luminositas Matahari. Ukurannya mencapai 1.000 kali ukuran Matahari. Massa dari Batelgeuse sendiri mencapai 20 massa Matahari.

Betelgeuse sering dikenal dengan bintang variable yang berarti bintang yang cahayanya berubah-ubah. Bintang ini berada pada jarak sekitar 700 tahun cahaya dari Bumi. Yap, cahaya yang kita lihat saat ini merupakan cahaya dari Betelgeuse 700 tahun yang lalu.

Lalu, Mengapa Betelgeuse Meledak?

Betelgeuse memiliki ukuran yang sangat massif, karenanya bintang ini menghabisakan gas hidrogen yang sangat banyak untuk dibakar setiap detik. Kandungan yang amat besar, membuat tekanan di inti sebuah bintang terjadi fusi nuklir. Begitu di dalam mulai menyala, lalu bintang mulai bersinar.

Lengkapnya bisa lanjut baca: Mengapa Bintang Betelgeuse Akan Meledak

 

Artikel ini Sepertinya Cukup untuk Mengenal Bintang Betelgeuse

2+

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *