Menuju dan Menggapai Bintang Proxima Centauri

bintang proxima centauri
Kredit: ESO/M. Kornmesser

Opolah~ Planet yang mempunyai cincin itu hal biasa, tetapi bintang juga mempunyai cincin yang disebut sabuk. Para astronom menemukan sabuk debu mirip Sabuk Asteroid dan Sabuk Kuiper di sekeliling Proxima Centauri. Kok nggak nyambung ya?

Proxima Centauri adalah bintang kata/kerdil/dwarf merah yang terletak 4,2 tahun cahaya dari Bumi. Bintang ini terletak di rasi bingang Centaurus. Bintang Proxima Centauor menjadi bintang terdekat dari Matahari. Walau dekat, bintang ini tidak dapat dilihat dengan mata telanjang.

Proxima Centauri bermagnitudo mutlak 11. Jarak bintang ini ke bintang terdekat kedua dan ketiga (sistem bintang biner Alpha Centauri) dari Matahari adalah 15.000 sampai 700 AU. Proxima Centauri kemungkinan merupakan bagian dari sistem bintang biner Alpha Cemtauri A dan B.

Diameter bintang ini dapat diukur secara langsung karena kedekatannya, sekitar 1/ 7 dari diameter Matahari. Massanya sendiri diperkirakan sekitar 1/8 massa Matahari. Proxima Centauri adalah bintang suar yang mengalami peningkatan kecerahan karena aktivitas magnetik.

Medan magnet bintang ini terbentuk melalui konveksi pada tubuh bintang. Pembakaran bahan bakar bintang ini relatif rendah, yang berarti bahwa bintang ini kemungkinan akan tetap menjadi bintang deret utama selama empat triliun tahun lagi.

Menuju Proxima Centauri

Sayangnya, sampai saat ini belum ada kehidupan lain di alam semesta yang mengunjungi kita. Manusia juga belum siap berkelana menjelajah alam semesta yang luas ini. Mungkin suatu saat nanti, kita dapat meninggalkan Bumi dan mulai menjelajah alam semesta.

Jika sudah waktunya, tujuan pertama dalam penjelajahan antarbintang adalah Proxima Centauri. Untuk sekarang, hal tersebut membutuhkan waktu berpuluh ribu tahun. Contohnya jika menggunakan kecepatan Voyager yakni sekitar 17 km/d, maka dibutuhkaan waktu sekitar 50.000 tahun untuk sampai di Proxima Centauri.

Jika tenaga penggerak non-nuklir saat ini digunakan, perjalana menuju Proxima Centauri membutuhkan waktu ribuan tahun. Teknologi yang memanfaatkan ledakan nuklir sebagai dorongan memungkinkan perjalanan antarbintantang dalam waktu satu abad.

Teknologi seperti ini telah menjadi pedoman para ilmuwan membuat proyek penelitian seperti Proyek Orion, Proyek Daedalus, dan Proyek Longshot. Tetapi, para ilmuwan lainnya mencoba memikirkan dengan cara lain.

Mereka membuat proyek bernama Breakthrough Starshot. Breakthrough Starshot adalah penelitian oleh Breakthrough Initiativies untuk mengembangkan armada kapal cahaya bernama StarChip. Breakthrough Intiativies didirikan oleh Yuri Milner, Stephen Hawking, dan Mark Zuckerberg.

Rencananya, dengan menggunakan Starshot, perjalanan menuju Procima Centauri hanya memamakan waktu 20 tahun. Jika dikalkulasi secara kasar, maka kecepatannya akan mencapai 20% kecepatan cahaya.

Konsepnya, sebuah array laser berbasis darat yang sangat kuat dan kemudian akan memfokuskan sinar cahayanya ke Starshot untuk mempercepatnya. Dengan kecepatan target dalam waktu 10 menit dan percepatan rata-rata 100 km/s.

Ah mudahnya, Starshot menggunakan beberapa laser kuat untuk mendorongnya. Kecepatan Starshot akan mencapai 60.000 km per detik. Dengan kecepatan ini, Starshot dapat mencapai Bulan dengan waktu 7 detik.

Sistem Bintang Proxima Centauri yang Mirip Tata Surya Kita

Dengan menggunakan ALMA (Atacama Large Milimeter Array), para astronom bisa mengamati cahaya debu dingin di sekelilingnya. Debu yang diamati astronomi ini terkumpul dalam sabuk debu yang dipenuhi pecahan batuan dan es, mirip dengan Sabuk Asteroid kita.

Sabuk debu di sekeliling Proxima Centauri berjarak sekitar 1 sampai 4 AU atau sekitar 150 sampai 600 juta kilometer dari Proxima Centauri. Suhu sabuk debu ini sangat dingin, sekitar 230 deraja celcius, seperti suhu Sabuk Kuiper.

Sabuk debu ini mirip dengan Sabuk Asteroid dan Sabuk Kuiper di tata surya kita. Sabuk debu ini berisikan materi sisa-sisa pembentukan planet dan satelit. Sabuk debu ini menjadi petunjuk bahwa Proxima Centauri mungkin mempunyai planet.

Benar saja, saat ini telah ditemukan satu planet yang mengorbit Proxima Centauri, yaitu Proxima b. Planet ini merupakan planet padat bebatuan seperti Bumi. Jarak Proxima b dengan bintang induknya (Proxima Centauri) hanya 7,3 juta kilometer.

Selain sabuk debu tadi, para astronom juga menemukan adanya sabuk lain yang lebih jauh pada jarak 30 AU (150*30=…. juta km, hitung sendiri) dari Proxima Centauri. Para astronom juga berhasil mendapatkan petunjuk tentang sabuk debu lain yang lebih hangat.

Fakta Unik

Sabuk debu milik Proxima Centauri yang berisi debu, es, dan bebatuan mempunyai kemiripan dengan Sabuk Asteroid dan Sabuk Kuiper di tata surya kita. Proxima Centauri mempunyai planet yang disebut-sebut mirip dengan Bumi dan layak huni, Proxima b.

Untuk informasi selanjutnya tentang Proxima b, cek artikelĀ Menuju dan Menyinggahi Planet Proxima b

 

Semoga Paham dengan Isi Artikel Ini

1+

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *