Sekilas Tentang Sistem Keplanetan Tata Surya

sekilas tentang tata surya
Kredit: theweek.in

Opolah~ Sistem keplanetan adalah sebuah tatanan benda-benda langit di luar angkasa yang terdiri dari berbagai macam objek bukan bintang, seperti planet, satelit alami, asteroid, meteorid, komet, dan debu kosmik, yang mengorbit sebuah bintang. Sistem keplanetan Matahari dikenal dengan tata surya.

Tata surya adalah sistem benda langit yang terdiri atas sebuah bintang yang bernama Matahari dan semua objek yang terikat oleh gravitasinya. Objek-objeknya terdiri dari delapan buah planet, lima planet kerdil, 175 satelit alami, dan jutaan-miliaran benda langit (meteor, asteroid, komet) lainnya.

Semua benda langit tersebut membentuk tata surya yang menempati ruang angkasa dengan diameter 15 triliun kilometer. Dimana semua benda langit ini berputar mengelilingi Matahari dengan lintasan yang berbentuk elips.

Dari sekian banyak benda langit yang mengitari Matahari, terdapat benda langit yang paling besar yang dinamakan dengan planet. Planet atau bintang pengembara adalah, benda yang tampak bergerak lebih cepat dibandin bintang di sekelilingnya.

Susunan Tata Surya

Matahari adalah bintang induk tata surya dan merupakan komponen utama sistem keplanetan tata surya kita. Matahari memiliki ukuran 332.830 massa Bumi. Massa yang besar ini menyebabkan kepadatan inti yang cukup besar untuk mendukung kesinambungan fusi nuklir dan menyemburkan sejumlah energi yang dahsyat. Matahari dikategorikan ke dalam bintang tipe G.

Tabel dimensi planet di tata surya

tabel dimensi planet di tata surya

Kredit: Wikipedia

Tata Surya Bagian Dalam

Tata surya bagian dalam adalah nama umum yang mencakup planet kebumian dan asteroid. Terutama yang terbuat dari silikat dan logam. Objek dari tata surya bagian dalam melingkup dekat dengan Matahari, radius dari seluruh daerah ini lebih pendek dari jarak antara Jupiter dan Saturnus.

Planet

Merkurius adalah planet terdekat dari Matahari serta yang paling kecil. Atmosfer Merkurius yang hampir tidak ada terdiri dari atom-atom yang terlepas dari permukaan karena semburan angin Matahari.

Venus berukuran 0,815 massa Bumi. Planet ini memiliki selimut kulit silikat yang tebal dan berinti besi, atmosfernya juga tebal dan memiliki aktivitas geologi. Planet ini merupakan planet paling panas.

Bumi adalah planet bagian dalam yang terbesar dan terpadat. Bumi merupakan satu-satunya planet yang diketahui memiliki kehidupan.

Mars memiliki atmosfer yang tipis dan kandungan utamanya adalah karbon dioksida. Permulaan Mars yang dipenuhi gunung berapi raksasa seperti Olympus Mons.

Sabuk asteroid

Sabuk asteroid terletak di antara orbit Mars dan Jupiter, berjarak antara 2,3 dan 3,3 SA dari Matahari. Sabuk asteroid diduga merupakan sisa dari bahan tata surya yang gagal menggumpal karena pengaruh gravitasi Jupiter.

Sabuk asteroid terdiri dari beribu-ribu atau jutaan objek yang berdiameter satu kilometer. Meskipun demikian, massa total dari sabuk asteroid tidaklah lebih dari satu per seribu massa Bumi. Sabuk utama ini merupakan bagian yang tidak rapat, sehingga aman untuk dilalui kapal luar angkasa.

Lebih lengkap baca: Sabuk Asteroid, Pembatas Di Antara Mars dan Jupiter

Planet kerdil dan asteroid

Ceres adalah benda terbesar di sabuk asteroid dan diklasifikasikan sebagai planet katai. Diameternya sekitar 1000 km, cukup untuk memiliki gravitasi sendiri dan menggumpal membentuk bundar.

Asteroid pada sabuk asteroid dibagi menjadi kelompok dan keluarga berdasarkan sifat-sifat orbitnya, satelit asteroid adalah asteroid yang mengedari asteroid yang lebih besar.

Tata Surya Bagian Luar

Pada bagian luar tata surya, terdapat gas-gas raksasa dengan satelit-satelitnya yang berukuran planet. Banyak komet berperiode pendek berada di wilayah ini. Objek-objek padat di wilayah ini mengandung jumlah volatil (air, amonia, metana, yang serign disebut “es”).

Planet

Jupiter adalah planet terbesar di tata surya. Kandungan utamanya adalah gas seperti hidrogen dan helium. Jupiter memiliki 63 satelit alami.

Saturnus adalah planet yang dikenal dengan cincinnya dan memiliki beberapa kesamaan dengan Jupiter. Planet ini memiliki 60 satelit alami dan dua di antanaya adalah Titan dan Encaladus.

Uranus adalah planet paling ringan di antara planet-pkanet luar. Planet ini memiliki kelainan orbit. Uranus mengorbit Matahari dengan ukuran poros 90 derajat pada eklipta.

Neptunus adalah planet yang memiliki 13 satelit alami, dan yang terbesar adalah Triton. Neptunus merupakan planet paling luar di tata surya.

Komet

Komet adalah anggota tata surya yang berukuran kecil, biasanya hanya berukuran bebrapa kilometer, dan terbuat dari es volatil. Saat mendekat Matahari, permukaan komet mulai menyublin dan berionisasai, yang menghasilkan ekor indah.

Daerah Trans-Neptunus

Daerah yang terletak jauh melampaui Neptunus, atau daerah trans-Neptunus yang sebagian besar belum dieksplorasi. Menurut dugaan, daerah ini sebagian besar terdiri dari objek-objek kecil dan mengandung batu dan es.

Sabuk Kuiper

Sabuk Kuiper adalah sebuah cincin raksasa mirip dengan sabuk asteroid, tetapi komposisi utamanya adalah es. Sabuk ini terletak antara 30 dan 50 SA. Beberapa objek Kuiper mempunyai ukuran yang besar, seperti Quaoar, Varuna, dan Orcus.

Lebih lengkap baca: Sabuk Kuiper, Cincin Tata Surya Bagian Luar

Piringan tersebar (scattered disc)

Piringan tersebar berpotongan dengan Sabuk Kuiper dan menyebar keluar jauh lebih luas. Wilayah ini juga diduga merupakan sumber komet berperiode pendek. Objek piringan tersebar diduga terlempar ke orbit yang tidak menentu karena pengaruh gravitasi dari gerakan migrasi awla Neptunus.

Planet kerdil

Pluto adalah objek terbesar di Sabuk Kuiper. Ketika ditemukan pada tahun 1930, Pluto dianggap sebagai planet kesembilan, tetapi status planetnya sekarang sudah dicabut. Pluto memiliki satelit alami yang hampir sama besar, Charon.

Eris adalah objek piringan terbesar sejauh ini dan menyebabkan debat tentang definisi planet. Eris adalah planet katai yang ukurannya mirip dengan Pluto.

Haumea dan Makemake adalah dua objek terbesar sejauh ini di dalam Sabuk Kuiper klasik.

Daerah Terjauh

Titik tempat tata surya berakhir dan ruang antar bintang. Batasan-baatasan luar ini terbentuk dari dua gaya tekan yang terpisah, yaitu angin surya dan gravitasi Matahari. Batasan terjauh pengaruh angin surya kira-kira berjarak empat kali jarak Pluto.

Heliopause

Heliopause dibagi menjadi dua bagian terpisah. Awan angin yang banyak bergerak pada kecepatan 400 km/detik sampai menabrak plasma dari medium ruang antarbintang. Tabrakan ini terjadi pada benturan terminasi yang kterletak di 80-100 SA dari Matahari.

Awan Oort

Awan Oort adalah sebuah massa berukuran raksasa yang teridiri dari trilyunan objek es dan dipercaya merupakan suber dari komet berperiode panjang. Cakupan dari Awan Oort sangatlah luas. Untuk saat ini, keberadaan Awan Oort masih sebatas hipotesis.

Lebih lengkap baca: Awan Oort Tempat Tinggal Komet

Selalu Bergerak

Planet dan semua benda yang berada di tata surya bergerak mengelilingi Matahari atau revolusi. Saat mengelilingi Matahari, benda-benda langit ini juga berputar mengelilingi porosnya atau melakukan rotasi. Bukan hanya planet, semua objek di tata surya juga selalu bergerak.

Waktu yang dibutuhkan setiap planet untuk mengitari porosnya maupun mengelilingi Matahari berbeda-beda. Semakin jauh sebuah planet dari Matahari, maka waktu yang dibutuhkan untuk mengelilingi Matahari juga akan semakin lama.

Lamanya satu tahun di sebuah palenet tergantung pada waktu yang dibutuhkan planet untuk mengelilingi Matahari. Sedangkan lamannya satu hari di sebuah planet tergantung pada waktu yang dibutuhkan planet untuk berputar pada porosnya.

Pembentukan Tata Surya

Sebagian astronom meyakini bahwa seluruh anggota tata surya terbentuk dari awan gas dan debu yang sangat besar dan berputar yang dinamakan nebula Matahari. Proses ini diawali sekitar 5 miliar tahun yang lalu saat mulai terbentuk.

 

Nggak Lengkap, kan? Namanya Juga Sekilas

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *