Supergugus Virgo, Kumpulan dari Grup dan Gugus Galaksi Sekitar

Jarak Supergugus Virgo
Kredit: NASA

Opolah~ Gugus galaksi adalah suatu struktur yang terdiri dari ratusan sampai ribuan galaksi yang terikat bersama oleh gravitasi, di mana daya tarik bersama cukup kuat sehingga tidak akan memisahkan galaksi-galaksi tersebut. Sedangkan,

Grup galaksi adalah kumpulan galaksi yang terdiri dari sekitar 50 atau lebih anggota yang masing-masing terikat oleh ikatan gravitasi. Jika diperhatikan, gugus galaksi dan grup galaksi merupakan suatu “jenjang” yang sama. Bedanya hanya dijumlah galaksi, gugus galaksi mempunyai lebih banyak galaksi daripada grup galaksi.

Supergugus Virgo atau Supergugus Lokal adalah supergugus yang berisi Gugus Galaksi Virgo dan Grup Lokal, yang berisi Bima Sakti dan Andromeda. Setidaknya 100 kelompok galaksi dan kluster terletak di dalam diameter 110 juta tahun cahaya.

Supergugus ini merupakan salah satu dari jutaan supergugus lainnya di alam semesta yang teramati. Sebuah studi pada 2014 menunjukkan bahwa Supergugus Virgo hanyalah lobus dari supergugus yang lebih besar Laniakea.

Baca dulu: (Luar Angkasa dalam 10 Juta Tahun Cahaya, Grup Lokal Galaksi)

Sejarah Singkat

Dimulai dengan sampel besar pertama nebula yang diterbitkan oleh William dan John Herschel pada tahun 1863, diketahui bahwa ada bidang nebula berlebih yang ditandai di konstelasi Virgo (dekat kutub utara galaksi).

Pada 1950, Astronom Prancis-Amerika Gérard Henri de Vaucouleurs adalah orang pertama yang menyatakan bahwa keganjilan berlebih ini seperti skala besar yang mewakili struktur galaksi, mengacu istilah “Supergalaksi Lokal” pada tahun 1953 dan berubah menjadi “Supergugus Lokal” pada tahun 1958.

Perdebatan berlangsung pada sekitar 1960 dan 1970 mengenai apakah Supergugus Lokal adalah benar-benar suatu struktur atau kemungkinan suatu kesejajaran galaksi. Masalah ini diselesaikan dengan survei pergeseran merah besar pada akhir 1970-an dan awal 1980-an, yang menunjukkan konsentrasi rata galaksi sepanjang bidang supergalaktik.

Para astronom terus memetakan dan mendefinisikan struktur Supergugus Lokal selama beberapa dekade sejak penemuannya. Mereka sekarang tahu bahwa Grup Lokal terletak pada “filamen kecil yang lemah”.

Struktur Supergugus Virgo

peta struktur supergugus virgo

Kredit: Wikimedia

Volume dari Supergugus Virgo diperkirakan 7000 kali volume Grup Lokal atau 100 miliar kali lipat dari Bima Sakti. Pusatnya sendiri diperkirakan berada di Gugus Galaksi Virgo, yang menunjukkan bahwa struktur ini tidaklah acak.

Astronom dari Universitas Hawaii, R, Brent Tully, mengetahui struktur ini lebih dari siapapun. Sejak pertengahan 1970-an, dia dan rekan-rekannya telah memetakan galaksi terdekat dan mengukur gerakan mereka, semuanya untuk mengumpulkan gambaran lengkap tentang apa yang disebut alam semesta lokal kita.

Grup Lokal dan galaksi lain yang berdekatan tampaknya merupakan bagian dari struktur yang lebih besar, yang pertama kali disebutnya sebagai Supergalaxy Lokal, berdasarkan bukti yang menunjukkan bahwa struktur yang lebih besar berputar di sekitar titik pusat.

Dalam makalah komprehensif tahun 1982, Tully mempresentasikan kesimpulan penelitiannya tentang struktur dasar Supergugus Virgo. Yaitu, piringan pipih yang cukup berisi dua pertiga dari galaksi bercahaya supergugus, dan lingkaran cahaya yang kira-kira berisi sepertiga sisanya.

Selama beberapa tahun, Tully dan rekan-rekannya termasuk Hélène Courtois dari Universitas Lyon dan Yehuda Hoffman dari Universitas Ibrani Yerusalem telah mengukur dan memetakan gerakan hampir 20.000 galaksi di alam semesta lokal.

Pengamatan mereka menghasilkan tiga angka untuk posisi galaksi, satu angka untuk kecepatan radialnya (kecepatan sepanjang garis pandang kita), dan satu angka untuk ketidakpastian gerak. Itu masing-masing lima angka untuk 20.000 poin data.

Tetapi titik-titik data tersebut bukanlah angka yang terisolasi, semuanya berhubungan satu sama lain karena semuanya berkorelasi melalui gravitasi. Tujuan dari analisis tim adalah untuk mencari tahu caranya.

Tully dan rekan-rekannya menerbitkan analisis mereka pada 1 Desember 2017, di The Astrophysical Journal . Makalah mereka menunjukkan bagaimana Supergugus Virgo, yang didefinisikan 70 tahun lalu, berhubungan dengan volume alam semesta lokal yang bahkan lebih besar.

Pusat dari apa yang sekarang disebut Supergugus Laniakea, dan Supergugus Virgo hanyalah kumpulan dari struktur yang lebih besar itu. Mereka menyebut Laniakea sebagai supergugus sejati karena apa pun yang berada di dalam batasnya akan bergerak secara gravitasi ke arahnya, sementara apa pun yang berada di luar batas itu akan menjauh.

Grup dan Gugus Galaksi di Supergugus Virgo

peta supergugus virgo

Kredit: Wikimedia

Gugus galaksi terdekat dengan kita yang ditunjukkan pada gambar adalah M81 yang terletak 3,3 Mgc (11 juta tahun cahaya). Gugus Galaksi Virgo yang terletak 85 juta tahun cahaya. M101 berjarak 7,3 Mpc, M51 berada pada 9,5 Mpc, M66 (Leo II) berjarak 10,7 Mpc, M96 (atau Leo I) – 11,6 Mpc, NGC 5846, juga dikenal sebagai Grup Galaksi Draco, berada pada 12,2 Mpc, dan M109, Grup Galaksi Ursa Major, berjarak 16,8 Mpc.

 

Merasa Kecil? Harus Dong!

Sumber: NASA, Wikipedia, astronomy.com

Jujur saat menulis artikel tentang Supergugus Virgo, aku sedikit kebingungan saat memahami, menerjemahkan, dan menulisnya dalam gaya bahasa yang sederhana.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *