Pembahasan Apa itu Efek Barnum dan Dampaknya

penjelasan apa itu efek barnum opolah
Ilustrasi

Opolah~ Kita tentu pasti pernah mambaca tentang ramalan tarot, garis tangan, tanggal lahir, golongan darah, atau bahkan zodiak. Pasti juga pernah mengisi tes formulir apa itu nggak jelas di internet untuk melihat hasil akhir deskripsi tentang diri kita dan ternyata hasil pembahasan sangat mirip serta akurat. Nama dari efek psikologis ini adalah Efek Barnum.

Contohnya: zodiak pisces mempunyai sifat pemimpin, golongan darah O jika marah akan sangat menakutkan, tanggal lahir 30 adalah seorang yang penyabar tetapi jika kesabarannya habis maka akan susah mengisinya kembali, dari hasil tes ternyata kamu dapat bernapas layaknya manusia.

Biasanya hasil akan menampilkan seorang tokoh yang berpengaruh, karakter anime, atau sekedar deskripsi teks penjelasan saja. Luar biasanya beberapa orang mempercayainya sebagai hal yang sangat istimewa.

Banyak juga yang menganggapnya hanya sekedar omong kosong dan merasa bodoamat. Efek psikologis ini menggambarkan deskripsi tentang diri kita, entah itu sifat, kepribadian, dan berbagai persoalan supranatural.

Apa itu Efek Barnum?

Efek Barnum merupakan fenomena psikologis dimana seseorang menganggap deskripsi tentang diri mereka akurat dan seolah dibuat khusus hanya untuk mereka. Sebenarnya, deskripsi tersebut sangat bisa berlaku kepada semua orang karena sifatnya umum ditemukan. Jadi, tidak serta merta semua deskripsi yang ditujukan untuk kita itu khusus dan hanya untuk kita.

Efek Barnum pertama kali ditemukan oleh ahli psikologis asal Amerika, Bertram R. Forer. Pada tahun 1956, seorang psikolog bernama Paul Meehl menamai efek psikologis ini Efek Barnum, dalam essai Wanted- A Good Cook. Efek Barnum sering juga disebut Efek Forer sesuai dengan nama penemunya.

Forer sendiri menghubungkan Efek Barnum dengan hal-hal yang bersifat mudah menipu.  Efeknya telah dikatakan untuk mengkonfirmasi apa yang disebut prinsip Pollyanna. Prinsip Pollyanna menyatakan bahwa individu cenderung menggunakan atau menerima kata-kata positif daripada kata-kata negatif dari suatu umpan balik.

Apa Tanda-Tanda Terkena Efek Barnum?

Melansir Department of Psychology California State University, Amerika Serikat, ada beberapa kalimat yang sering ditemukan pada tes kepribadian, tapi sebenarnya merupakan efek Barnum.

Berikut di antaranya:

  • Anda membutuhkan orang lain dan ingin mereka menyukai Anda.
  • Anda memiliki banyak potensi yang belum tergali.
  • Anda mudah merasa cemas dan memiliki sesuatu yang membuat Anda insecure.
  • Anda lebih suka lingkungan yang bervariasi dibandingkan rutinitas yang itu-itu saja.
  • Anda tidak akan percaya begitu saja kepada orang lain bila tidak ada buktinya.
  • Anda cenderung kritis kepada diri sendiri.
  • Anda terkadang ragu apakah telah mengambil keputusan yang tepat.
  • Anda terkadang ekstrovert dan mudah bersosialiasi, tapi bisa juga menjadi introvert dan nyaman menyendiri.
  • Walaupun memiliki kelemahan, Anda selalu berusaha mengatasinya.

Jika ingin menguji kalimat di atas, maka coba cocokan satu persatu dengan deskripsi diri. Sebagian kalimat akan sangat akurat dan benar. Kenyataannya, semua kalimat di atas dapat diterapkan kepada semua entitas hidup. So, jangan senang hati dulu karena kamu tidak sespesial seperti dugaanmu.

Dampak Efek Barnum

Efek ini memiliki manfaat positif yang dapat meningkatkan semangat hidup. Efek Barnum membuat orang-orang percaya pada ramalan dan tes kepribadian yang tidak dapat dijelaskan secara ilmiah. Efek ini mempunyai peran penting untuk menanamkan sugesti yang positif kepada orang yang sedang mengalami krisis identitas.

Seorang insan lebih suka diberikan kata-kata yang baik untuk meningkatkan kepercayaan diri. Ada yang memanfaatkan ini untuk membuat diri atau orang lain menjadi orang yang jauh lebih baik dari sebelumnya.

Tenang saja, efek ini juga mempunyai dampak negatif yang jauh lebih banyak. Misal, si A dan si B mempunyai persahabatan yang wah, tetapi karena si A mendadak menjadi seorang fans A Simple Thinking About Blood Type, maka persahabatan meraka menjadi wuh gara-gara si A percaya golongan darah A tidak bisa bersahabat dengan golongan darah B.

Contoh lainnya, kita sebenarnya mempunyai kemampuan yang sangat potensial untuk digali. Tetapi, kita malah percaya zodiak kita tidak memperbolehkan untuk menggali potensi yang ada. Dengan kata lain, Efek Barnum bisa menghambat diri kita untuk berkembang dan menjadi diri sendiri.

Yang menjadi kekhawatiran adalah ketika kita mengisi data pribadi di formulir online untuk melihat hasil akhir tes kepribadian. Jika kita mengisinya dengan jujur, bisa jadi data pribadi kita dijual orang lain untuk kepentingan diri mereka sendiri. Menakutkan, ditunggutunggu, dan menentukan masa depan.

Tanggapan

Di zaman setelah Majapahit sudah tidak menguasai Nusantara, percaya tentang deskripsi yang ditujukan kepada diri sendiri padahal juga berlaku untuk semua orang adalah hal yang sangat tidak berguna.

Mempercayai adanya efek psikologis ini hanya memperparah kita, baik dari sisi mental maupun fisik. Kita menjadi seseorang yang dipandang aneh oleh orang-orang yang mempunyai dasi dan kemeja mahal.

Ya, tidak ada salahnya juga mempercayai hal-hal yang berkaitan dengan Efek Barnum, tetapi jangan terlalu terobsesi oleh karenanya. Menganggapnya omong kosong belaka mungkin menjadi keputusan yang terbaik. Kita tidak mau, kan? Diatur hanya karena deskripsi-deskripsi tentang diri kita yang bersifat umum.

Kurasa, pembahasan apa itu efek barnum di artikel ini sudah sangat jelas dan ringkas, tetapi….

 

Bagaimana Pendapatmu Tentang Pembahasan Apa itu Efek Barnum di Artikel ini?

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *